Work Hard = Work Smart?
Hari minggu kemaren saya sempat nonton acara Mario Teguh Golden Ways yang ditayangkan secara live di Metro TV. Topik yang diangkat adalah “When You Believe” yang nota bene juga judul lagu lama yang dipopulerkan lagi oleh Mariah Carey & Whitney Houston.
Yang menarik perhatian saya, dalam salah satu sesi tanya jawab, ada seorang pemirsa yang menanyakan pada pak Mario, “Work Hard adalah bagian dari Work Smart. Tapi bagaimana kalau saat mengaplikasikannya dibutuhkan pengorbanan dengan berkurangnya waktu untuk keluarga?”
Lalu dijawab oleh pak Mario Teguh demikian, pertama kali memang tidak bisa dihindarkan bahwa kita akan bekerja panjang dan lama sampai kita mengorbankan alasan kita untuk bekerja. Alasan kita bekerja adalah untuk kebahagiaan anak. Tapi anak menjadi korban pertama dari kerja keras kita. Alasannya untuk membahagiakan istri. Malah istri jadi korban yang paling awal. Atau istri yang bekerja dengan maksud mau meringankan beban bagi suaminya, sebaliknya jadi beban bagi suaminya.
Pertama kali memang tidak bisa dihindari karena bukankah kita semua dalam proses belajar berenang ? Dalam proses berenang ini ada diantara kita yang tenggelam . Pada awalnya harus diterima bahwa semua membutuhkan penyesuaian. Yang penting niatnya. Nah, niat ini bisa dibuktikan bukan dengan memperbanyak waktu yang kurang tetapi meninggikan kualitas interaksi di dalam waktu itu. Banyak orang tua yang setiap hari berada 8 jam dirumah tapi didoakan anak-anaknya agar cepat-cepat pergi dari rumah. Sebaliknya ada ayah yang sedikit waktunya bagi anaknya. Tetapi kalau dia pulang anak dan istrinya dengan antusias menyambutnya. Bayangkan betapa bahagianya keluarga itu.
Jadi mungkin bukan banyaknya tapi kualitas. Barulah pelan-pelan anda harus terima bahwa banyak orang yang waktunya cukup bagi keluarganya dan juga hidupnya sejahtera.
Lalu mengapa hanya melihat pekerjaan yang merampok kehidupan kita ini sebagai satu-satunya cara. Banyak orang bekerja menghabiskan kehidupannya. Padahal pekerjaan itu seharusnya menjadikan kehidupannya penuh. ![]()
Luar biasa memang jawaban pak Mario Teguh. Sampai sekarang saya masih terngiang-ngiang dengan kata-kata pak Mario tersebut. Semoga jawaban ini bermanfaat juga buat kita semua. Salam Super!
Popularity: 6% [?]













November 25th, 2008 at 9:55 pm
sebuah pandangan yang mencerahkan, mas inos, work hard=work smart, wow … ungkapan yang baru pertama kai saya dengar. semoga dg kerja cerdas, kehidupan kita jadi makin membaik.
November 25th, 2008 at 10:35 pm
sebenanya imbas dari kerjaan anak atau enggak tergantung prinsip si anak sih mas. wahhh rada enggak nyambung nih comentar sy hihihi
November 26th, 2008 at 4:52 am
wew… luar biasa sekali jawaban pak mario teguh itu!
November 26th, 2008 at 5:32 am
Working Hard sebenarnya tidak 100% bagian daripada Working Smart. Bisa jadi Working Hard adalah bagian daripada Working Smart namun Working Hard yang tidak pakai strategi adalah bukan bagian daripada Working Smart.
Yang perlu diperhatikan daripada Working Smart adalah bukan hanya keefektifan sumberdaya yang dipakai guna mencapai profit tetapi yang lebih penting adalah keefisienan sumberdaya (bukan hanya modal tetapi juga tenaga dan waktu) guna mencapai profit yang maksimal.
Wah… sebenarnya masih mau saya elaborasi tetapi nggak bakalan cukup di forum seperti komen seperti ini….
Yari NKposting terakhir.. Merasakan Pesta Blogger……..
November 26th, 2008 at 8:00 am
bener… pandangan lain dari yang lain…
ilove u…
rizoaposting terakhir.. wordpress 2.7 saat ini…
November 26th, 2008 at 9:02 am
jadi pandangan baru nih ..
November 26th, 2008 at 11:22 am
Saya pernah ditegur, awalnya secara halus oleh atasan saya, tapi lama-kelamaan, kok jadi sering ya ? Masalahnya, saya diberi tugas, harus mengumpulkan data dari salah satu situs internal kantor. Saya kerjakan satu persatu, bisa memakan waktu 6-8 jam. Akhirnya saya punya akal, saya kerjakan sewaktu jam kantor habis. Saya mulai dari jam 8 samapi jam 4 pagi. Tapi apa hasilnya ? Bukannya dihargai, tetapi malah di tegur. Alasannya, saya itu baru work hard, belum smart. Dia lalu ngasih contoh cara pengerjaan yg cepat,memang hasilnya cepat sih cuma 1/2 jam. Tapi begitu saya praktekkan, hasilnya tidak akurat
Jadi kesimpulannya, work smart itu TIDAK SELALU bisa menyelesaikan masalah. Work Hard masih sangat dibutuhkan untuk kondisi tertentu. Maaf jadi curhat, habis masih ada kaitannya dengan topik ini sih
November 26th, 2008 at 12:53 pm
“Pada awalnya harus diterima bahwa semua membutuhkan penyesuaian”.
Untuk selalu diingat, dimengerti (buat saya pribadi) agar tidak terbiasa mengambil kesimpulan yang prematur
“Kebersamaan yang terpanting adalah Kualitasnya” ini juga akan
menjadi penghayatan .semoga dapat teraplikasi dalam keseharian kita….
November 26th, 2008 at 1:52 pm
setuju massss..
sandyposting terakhir.. Domize.com pengganti who.is
November 26th, 2008 at 2:04 pm
Ada juga yang bilang, kalo work smart itu beda dengan work hard. Biasanya dilihat dari kuantitasnya. Kalo dgn work hard misalnya untuk suatu pekerjaan membutuhkan waktu seharian, kalo dengan work smart bisa dibuat sesingkat mungkin, atau memakai teknik/trik tertentu sehingga bisa menghemat waktu.
artikel kesehatanposting terakhir.. JOURNEY TO THE CENTER OF THE EARTH
November 27th, 2008 at 1:08 am
Work Hard = Work Smart
saya baru tau istilah ini pak.
makasih yah pak
budi tarihoranposting terakhir.. Hobi Yang Terlarang
November 27th, 2008 at 1:54 am
HardWork = SmartWork ? dengan merokok
katakatakuposting terakhir.. Dihujat atau Menghujat sama saja
November 27th, 2008 at 6:59 am
Jika kita bekerja dengan pikiran positif untuk kepentingan keluarga, maka akan dimudahkan jalannya. Betapapun sibuknya ada tanggung jawab orangtua pada perkembangan anak-anaknya. Dengan pengelolaan rumah tangga yang baik, ada dokter keluarga yang setiap saat bisa dihubungi dsb nya, ada pengurus rumah tangga yang dipercaya…maka semua bisa dilakukan dengan baik. Memang ada risiko, saya hanya tidur 2-3 jam setiap hari (kecuali Sabtu-Minggu) sampai anak saya melewati umur 5 tahun dan masuk SD).
Menurut saya work smart lebih tepat, mengkombinasikan kerja keras dan hasilnya…Kerja keras belum tentu hasilnya baik lho. Karena bagi ibu yang anaknya masih balita, membawa pekerjaan ke rumah dan dikerjakan setelah anak tidur, maka bisa merupakan jalan keluar yang baik.
November 27th, 2008 at 8:36 am
kalau udah capek2 bekerja, jangan lupa untuk liburan ya….
dwibasukiwssposting terakhir.. BRA
November 27th, 2008 at 9:42 am
bekerja untuk hidup, bukan hidup untuk bekerja
yudiposting terakhir.. Awas ada orang brengsek!!
November 27th, 2008 at 11:01 am
work hard work smart play tough!
Timunposting terakhir.. lelah menjanda
November 27th, 2008 at 4:14 pm
saya ditahap mana yah?
baru belajar berang?
lagi tenggelam?
atau
udah bisa berang yah?
November 27th, 2008 at 7:59 pm
Pak Inos (Soni ?)
Ini benar sekali …
memang masyarakat kita masih melihat bahwa yang namanya kerja itu … harus berkerut, dari pagi sampe malam, keringetan, mecucu, mondar-mandir kesana kemari …dsb agar kelihatan sebagai pekerja keras …
Padahal hasilnya belum tentu …
Mereka lupa bahwa Work Smart adalah kerja yang efektif dan efisien …
Berhasil guna sebanyak-banyaknya dengan effort yang pas …
Salam saya Pak Soni …
NH18
November 28th, 2008 at 1:17 am
Work hard = work smart, bkan soal kuantitas tpi soal kualitas…
Super skali… dbtuhkan sbuah pngrbana dmi mncpai sbuah kbhgiaan..
Ardy Pratamaposting terakhir.. Tabloid Internet untuk Indonesia
November 28th, 2008 at 10:46 am
Kerja make otka bukan otot… aye setujuhhh…
/
November 28th, 2008 at 3:36 pm
Wah, terimakasih nih motivasinya…
Saya jarang banget nonton TV karena harus lebih banyak didepan komputer dengan koneksi internet, dan TV menjadi bagian pertama yang menderita…
sapimotoposting terakhir.. Cerai
November 29th, 2008 at 12:06 pm
Sloganya mantap banget..work hard work smart
happy wiken bro..
indoposting terakhir.. amstedam..groene hoofdstad
November 30th, 2008 at 1:05 pm
Mario Teguh memang salah satu Motivator paling super dan saya sendiri mengidolakannya.
Cara berpikirnya sangat taktis dan penuh dengan kajian yang mendalam.
Salam super dari saya.
December 1st, 2008 at 8:12 am
Yang dikatakan oleh pak mario memang benar.
Edi Pswposting terakhir.. Form Komentar Yang Menjengkelkan
December 1st, 2008 at 1:27 pm
@ All : terima kasih atas tanggapan, opini, masukan atau apapun itu, saya sangat menghargai komen dan kunjungan saudara saudari saya semuanya. Keep in touch..
October 8th, 2009 at 9:42 pm
Jawaban Pak Mario Teguh, bijak sekali. Memang untuk apa work hard keras tapi menimbulkan banyak efek tidak baik. Jadi harus work smart karena hasilnya pasti baik. Kalau hasilnya tidak baik, namanya tidak smart lagi. Yang parah adalah work lazy dan work stupid.
Ronny Siagian´s last blog ..MENJADI NEGARA MAJU
February 15th, 2010 at 6:54 pm
kerja keras
kerja cerdas
kerja tuntas
kerja ikhlas…
aperdanats´s last blog ..[info hunting] Saparan Rebo Pungkasan-kulon progo, Jogja