Pola Asuh Anak
Pas lagi baca-baca koran Surya beberapa hari lalu saya menemukan artikel yang menurut saya perlu dimuat di sini, yaitu tentang Pola Asuh Anak. Buat saya sangat perlu sebagai referensi karena saya masih punya 3 anak kecil yang sedang bertumbuh dan memang sedang momong anak. Baiklah, kita simak saja tulisan mengenai Pola Asuh Anak yang judul aslinya: “Ibu Sibuk, Penyebab Anak Jadi Impulsif”. (Hehehe harusnya ga’ cuma ibu-ibu ya.. tapi kedua orang tuanya).
Sifat dan perilaku anak dipengaruhi oleh pola asuh kedua orang tuanya. Terlalu memanjakan atau memandang sebelah mata pada mereka bisa berakibat buruk terhadap kepribadian mereka kelak.
Menurut Baumrind (1967) ada 4 macam pola asuh orang tua. Pertama, pola asuh demokratis yaitu pola asuh yang memprioritaskan kepentingan anak tetapi tidak ragu untuk mengendalikan mereka pula. Pola asuh seperti ini kasih sayangnya cenderung stabil atau pola asuh bersikap rasional. Orang tua mendasarkan tindakannya pada rasio. Mereka bersikap realistis terhadap kemampuan anak dan tidak berharap berlebihan. Hasilnya anak-anak menjadi mandiri, mudah bergaul, mampu menghadapi stres, berminat terhadap hal-hal baru dan bisa bekerjasama dengan orang lain.
Pola kedua, pola asuh otoriter yang menetapkan standar mutlak yang harus dituruti. Kadangkalan disertai dengan ancaman, misalnya kalau tidak mau makan, tidak akan diajak bicara atau bahkan dicubit. Orang tua seperti itu akan membuat anak tidak percaya diri, penakut, pendiam, tertutup, tidak berinisiatif, gemar menentang, suka melanggar norma, kepribadian lemah dan seringkali menarik diri dari lingkungan sosialnya.
Yang ketiga, pola asuh permisif atau pemanja. Tipe ini kerap memberikan pengawasan yang sangat longgar. Memberikan kesempatan pada anaknya untuk melakukan sesuatu tanpa pengawasan yang cukup darinya. Cenderung tidak menegur atau memperingatkan anak. Orang tua tipe ini memberikan kasih sayang berlebihan. Karakter anak menjadi impulsif, tidak patuh, manja, kurang mandiri, mau menang sendiri, kurang percaya diri dan kurang matang secara sosial.
Keempat, pola asuh tipe penelantar (orang Jawa bilang ‘diumbar’). Orang tua memberikan waktu dan biaya yang sangat minim pada anak-anaknya. Lebih memilih sibuk bekerja. Karakter yang terbentuk biasanya anak-anak jadi moody, impulsif, agresif, kurang bertanggungjawab, tidak mau mengalah, harga diri yang rendah dan bermasalah dengan teman.
Nah sekarang dari ke-4 pola asuh tadi tinggal kita yang menentukan, mau pilih yang mana? Semuanya punya dampak masing-masing. Silakan.. ![]()
Popularity: 45% [?]













November 1st, 2008 at 12:55 pm
mas sendiri tipe yang mana ?
ogiposting terakhir.. The Real Prodigy
November 1st, 2008 at 8:01 pm
mengasuh anak itu memang tidak mudah, apapun tipe pilihan diatas, lingkungan sekarang juga sangat berpengaruh
zamdesignposting terakhir.. 23 Concept Design WordPress Theme karya Indonesia di WooContest
November 2nd, 2008 at 12:33 am
waduh
saya antara nomor 2 dan 3
papa deddyposting terakhir.. tolong, page rank saya drop nih
November 2nd, 2008 at 11:17 am
Ooooo…. mas inos ini nyindir ya?? Mentang2 saya cuma ada sedikit waktu buat anak2 saya dibandingin mas inos, lantas….. yang pola keempat juga ikut dimasukkan ke dalam artikel….
**ngambeg**
Hehehe… just kidding….
Yari NKposting terakhir.. Jangan Menonton Televisi Nak…. Banyaklah Membaca…. Loh??
November 3rd, 2008 at 3:27 pm
mas sendiri Pilih yang mana?
Jauhariposting terakhir.. Dari Blogger untuk Blogger dan Bangsa Indonesia
November 3rd, 2008 at 9:34 pm
yg ideal yg mana nih mas ?
November 4th, 2008 at 6:36 am
@ Ogi : kalau saya jalankan gabungan 3 tipe, dengan prosentase 80% pola asuh demokratis,10% otoriter dan 10% permisif. Hehehe karena saya merasa pola asuh otoriter & permisif kadang ada baiknya juga kalau sesekali dijalankan.. walahu’alam..
@ papa deddy :
it’s a choice.. pap..
@ Yari NK : Wewww.. ga bermaksud nyindir kok mas.. cuman ngingetin diri sendiri aja biar ga’ kebablasan
@ Jauhari :
seperti jawaban saya ke mas Ogi
@ Elys Welt : kalau menurut saya sih yang dominan ya tipe demokrasi mbak, cuma sesekali perlu variasi juga agar anak bisa merasakan bedanya.. kecuali yg tipe penelantar jangan coba-coba deh melakukannya, bukankah anak itu amanah dari Tuhan juga kan??
November 4th, 2008 at 7:15 pm
boljug nih Om…tips untuk masa depan…hohohoh
dwibasukiwssposting terakhir.. 3R
November 5th, 2008 at 7:14 am
Gimana kalo ditambahi pola rasulullah…
Jadi lebih lengakp tuh…
Wah pak soni bisa jadi author untuk blognya LPIT nih…
ariwoluposting terakhir.. Massa Finish No. 1, Hamilton Juara GP F1 2008
November 5th, 2008 at 9:32 am
berhati-hati dengan kata, kita sering lupa memberikan masukan yang salah kepada anak.
misal:nanti kalau salim pake tangan bagus emang tangan yang satunya jelek?
harusnya , kl salim pake tangan kanan
ibach77posting terakhir.. Themesarena : find what u need here
November 5th, 2008 at 3:11 pm
jadi bisa belajar untuk momong kedua anakku ..salam kenal p Inos
worolankaposting terakhir..
November 5th, 2008 at 10:25 pm
akhirnya bisa mampir lagi kesini
November 6th, 2008 at 12:59 am
Sering2 memberikan siraman rohani bagus mas
Gelandanganposting terakhir.. Sejarah Berdirinya Kerjaan Bone : Manurung-E ri Matajang, Mata SilompoE (1326–1358)
November 6th, 2008 at 6:01 am
@ Dwi : mangkanya cefetan ajah.. cari nyonyah ko’ susyah amat seh..
@ ariwolu : inggih ustadz, insya Allah kalau ada kesempatan akan saya bahas yang pola Rasulullah SAW.
Jadi author di blog LPIT? Walahh.. tulisannya masih kacau beliau gini ustadz.. Lha wong ini masih sekedar nulis..
@ ibach77 : betul banget mas ibach.. saya sudah menerapkannya sejak anak pertama kami, dan selalu berusaha untuk memakai kata-kata positif.. ga’ sering-sering pakai kata “Jangan!”
@ worolanka :
semoga secuil tulisannya bermanfaat mbak, salam kenal juga dari Malang.
@ indo : Alhamdulillah.. sudah balik ke Holland lagi ya mas Dwi.. Sukses ya!
@ Gelandangan : Insya Allah mas, do’akan istiqomah ya..
November 8th, 2008 at 12:34 pm
aku termasuk yg mana yahh.. bisnya orangtuaku banyak betulllllll
hmmm… ntar teLpon ibu duLu yahhh..
\”
gembullposting terakhir.. Play with Noah (inside)
November 8th, 2008 at 6:44 pm
Waw… kalau saya keempatnya dipake tuh, Pak Inos. Kadang saklek, kadang manjain, kadang nyuekin (kalo lagi OL, hihi…), kadang bebas terbatas, kadang rasional, kadang irrasional (ehh, emangnya klenik?*garing.com*)
Jadi pola asuh tipe apa ya saya? ‘de motor antar permisi’… :mrgreen:
Ratnaposting terakhir.. Menikahi Anak Dibawah Umur
November 11th, 2008 at 6:18 pm
@ gembuLL : hehehe.. mbuLL.. berhubung gembuLL anak yang baek, jadi pasti pola asuh ortu gembuLL yang demokratis deh!! *sok tau mode on*
@ Ratna : sah-sah aja kok mbak Ratna mau nerapin yang mana, yang penting siap dengan konsekuensinya aja
inosposting terakhir.. Miauw…
January 1st, 2009 at 7:37 am
he he he….
May 12th, 2009 at 3:34 pm
makasih ya………dah bantu kami dalam menyelesaikan tugas-tugas masalah mendidik anak










December 21st, 2009 at 4:42 pm