Kebenaran
Salah ya Salah, Benar ya Benar…
Betul, Kebenaran tidak memihak.Itulah kebenaran…
Salah ya Salah, Benar ya Benar.Itulah kebenaran…
Tidak kurang, tidak lebih.
Cukup hanya Kebenaran.Itulah kebenaran…
Memang bisa menyakitkan.Namun saat diterima dg ikhlas.
Kebenaran menyembuhkan.
Kebenaran menguatkan.Bahkan, Kebenaran
Bisa Membangkitkan! !!Itulah kebenaran…
Krishnamurti
Mindset Motivator
NB:
Senin, 21 Juli 2008 saat siaran Terapi Pagi
di Radio Sonora 92.0 FM jam 06:00-08:00
Baru saja saya baca sebuah puisi tadi atau tepatnya untaian kata-kata motivasi dari milis BidadariWords milik Pak Krishnamurti yang sempat vakum selama 2 tahun. Saya jadi tersentak setelah membaca dan menghayati makna yang terkandung di dalamnya. Pikiran saya jadi teringat lagi pada momen sepekan yang lalu, ketika saya duduk berdua bersama ayah saya di ruang tengah rumah beliau.
Saat itu kami asyik berdiskusi membahas tentang pasca kemoterapi yang baru saja dijalani ayah selama kurun waktu maret hingga juni lalu. Dampak kemoterapi membuat ayah sangat tidak merasa nyaman. Yang kaki kesemutanlah, yang perut jadi suka mual, rambut rontok nyaris tak bersisa, bahkan susah tidur. Itu yang dikeluhkan setiap saya berada didekat beliau.
Di satu sesi pembicaraan saya memberanikan diri untuk mengemukakan pandangan saya mengenai behaviour ayah pasca kemo. Dengan sedikit menghela nafas saya sambil berkata,”Ayah sekarang kelihatan manja..” “Tidak seperti dulu, begitu tegar dan bersahaja,” lanjut saya lebih kalem, takut menyinggung perasaan beliau. “Dengan mengeluh tidak akan membuat diri kita makin baik, tapi sebaliknya jika ayah selalu menghadirkan rasa bahagia, insya Allah semuanya akan membaik,” begitu lanjut saya. Ternyata tanggapan ayah di luar dugaan saya,” Ya noS, terima kasih sudah diingatkan, dan jangan sungkan-sungkan untuk selalu mengoreksi ayah.” Plasss.. ada rasa plong dalam dada ini. Padahal dulu-dulu mana berani saya ngomong seperti itu, bisa-bisa disemprot abis malah. Dan setelah sepekan, ayah nampak lebih tegar, lebih fresh dalam menghadapi ‘ujian’ yang diberikan Yang Maha Kuasa.
Popularity: 2% [?]













July 22nd, 2008 at 8:37 pm
emang sekarang ayah dan anak harus seperti teman
teaman dalam tanda kutip dia harus selalu menjadi pendengar yang baik, bukan seorang diktator yang kejam 
kapanpunposting terakhir.. Kaya Raya Dengan Bisnis Online Mungkinkah?
July 22nd, 2008 at 10:05 pm
membaca tulisan Oom Sonny, jadi kangen rumah…
dwibasukiwssposting terakhir.. Again and Again, Stop Global Warming – ‘gara-gara beberapa titik nila rusak susu sebelanga’
July 22nd, 2008 at 11:11 pm
Semoga Ayah kak inos diberi ketabahan dan kesabaran…
July 23rd, 2008 at 5:12 am
Motivator baru dari Malang nih? Inos Motivator…
Jauhariposting terakhir.. Transmit
July 23rd, 2008 at 12:56 pm
Di adat ketimuran hubungan ayah dan anak memang berbeda seperti masyarakat di barat yang cenderung lebih “liberal”. Saya tidak bisa mengatakan mana yang lebih baik, tapi biasanya saya selalu mengambil yang baik2 dari kedua belahan dunia dan membuang yang kurang baik, walau kenyataannya tidak selalu bertambah baik….
Yari NKposting terakhir.. Ketika Satu Hari Adalah 30 Jam…..
July 24th, 2008 at 8:45 pm
Kalau posisi kita sedang terjepi kadang sulit

Untuk mengatakan “Salah – Benar”…
Padahal seharusnya tidak begitu ya….
Nenek selalu bilang bahwa Kebenaran kadang begitu menyakitkan
tetapi cepat atau lambat selalu berbuah manis dan sempurna…
Oya pak Ortu kangker apa ya (maaf kalau boleh tau)
kalo tdk berkenan lupain aja pertanyaan ini :D
July 25th, 2008 at 1:24 pm
:”> kangen ayah!
gembuLLposting terakhir.. Telkomsel – Banjir – EmasPerak
July 25th, 2008 at 1:48 pm
@ kapanpun : setujuuu!!!
@ Dwi : pulang dong ah!
@ Dhimas : terima kasih Dhimas atas do’anya.
@ Jauhari : ssstttt…!!
@ mas Yari : yang rukun ya mas sama ayahanda
@ gembuLL : cefetan pulanggg…!!
inosposting terakhir.. Early to bed and early to rise
July 27th, 2008 at 6:35 pm
@ Mbak Rita : Mohon ma’af sebelumnya mbak Rita, saya baru tau kalo komennya kena ‘razia’ mas Akismet. O ya, saya setuju banget dengan kata2 nenek mbak Rita. Ayah (mertua) saya kena Lymphoma mbak dan kini sedang recovery. Mohon do’anya. Terima kasih mbak.
July 10th, 2009 at 4:59 pm
[...] dan mertua serta beberapa saudara) berniat ke Madura, tepatnya ke Pamekasan tanah kelahiran bapak mertua. Sudah lama banget saya dan istri juga anak-anak nggak ke Madura, terakhir mungkin 3 tahun yang [...]