Hikmah Dibalik Peristiwa
O ya, sebelumnya saya ucapkan selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan buat temen-temen, biar udah hari ke-9 tapi masih ramadhan kan? Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT. Amin.
Ok, daripada puasa mikirin yang engga’- engga’ mending baca sedikit cerita saya yang alami setidaknya 2 bulan ini dan semoga bisa diambil hikmahnya. Kejadiannya dialami oleh keluarga teman saya bulan Juli lalu. Putri ke-3 teman saya ini mengalami kecelakaan antar sepeda motor saat dia hendak menjemput adik-adiknya pulang sekolah. Pada waktu itu di desa tempat tinggalnya sedang hujan, putrinya yang paling cantik, pandai dan suka menolong orang itu bergegas naik sepeda motor untuk menjemput kedua adiknya. Namun malangnya ditengah jalan, siswa kelas 3 SMP itu bertabrakan dengan pengemudi sepeda motor hingga terpental dan kepalanya terbentur keras di jalan. Begitu mendapat kabar bahwa anaknya kecelakaan, sang ayah segera meluncur ke TKP dan sempat syok melihat putrinya sudah bersimbah darah dan tidak sadarkan diri. Segera dilarikan ke IRD dan akhirnya dioperasi kepalanya. Saat peristiwa itu terjadi saya belum mendapat kabar, baru hari ke-9 saya dikabari dan segera menjenguk ke RSI tempat si putri dirawat, dan saat itu masih belum ‘bangun’.
Saat bertemu dengan teman saya itu, banyak cerita yang disampaikannya, secara runtut diceritakan mulai hari nahas itu hingga perkembangan dari hari ke hari kondisi sang putri tercinta. Di hari-hari itu sang ayah selalu menunggu putrinya dengan perasaan yang bercampur baur, ada duka dan harapan, selalu memohon pada Sang Maha Pencipta agar putrinya pulih kembali. Sementara itu kabar dari beberapa teman, terutama dari dokter yang menangani operasinya (yang juga teman kami), harapan untuk pulih 100% itu kecil sekali karena jaringan kepala yang rusak relatif banyak, ibaratnya instalasi tiang listrik yang hancur kena gempa bumi hebat sudah tidak bisa berfungsi dengan baik lagi. Untuk membesarkan hati beliau, saya hanya mampu mendo’akan agar diberikan yang terbaik oleh Yang Maha Kuasa. Hingga hari ini (hari ke 37) sang putri masih belum siuman, beberapa hari yang lalu istri saya sempat menjenguk lagi, dikatakan bahwa 3 hari sang putri menangis dalam tidur panjangnya sehingga membuat ayahnya agak tegang. Saya yakin dibalik semua peristiwa pasti ada hikmah yang bisa kita petik. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan bagi hamba-Nya yang sedang mendapat ujian.
Ada peristiwa yang mengharukan lagi di bulan ramadhan ini. Hari kamis lalu tiba-tiba saya mendapat sms ‘darurat’ dari rekan yang sudah lama tidak bertemu, beliau mengabarkan sedang di IRD RSU Malang dan sedang menanti putra ke-2 nya untuk diamputasi jari kakinya. Saya segera menyusul ke sana. Sang putra yang masih kelas 1 SMP itu ternyata mengalami kecelakaan kecil sepekan sebelumnya, kaki kanannya terluka dan jari tengahnya semakin menghitam, akhirnya dokter memutuskan untuk diamputasi. Saya yang biasanya ngga’ kuat melihat darah, akhirnya memberanikan diri untuk ‘menyaksikan’ pemotongan 1/2 jari tengah kaki anak teman saya itu. Karena dibius lokal, sang anak sempat menangis dan berteriak-teriak, bukan karena cuma sakitnya tapi juga karena menyesal karena ada bagian tubuhnya yang harus hilang. Peristiwa ini juga membuat saya menitikkan air mata. Sang ayah nampak memendam kesedihan yang dalam juga.
Dari 2 peristiwa yang menimpa buah hati teman-teman saya tadi saya banyak mengambil hikmahnya, diantaranya kita harus kuat menerima ujian dan cobaan agar mendapat kemenangan di alam keabadian, selain itu saya harus lebih memperhatikan, merawat dan menjaga anak-anak saya yang merupakan titipan dan anugerah terbesar dari Allah SWT agar kelak menjadi orang-orang yang beruntung di dunia maupun di akhirat kelak. Amin.
Popularity: 3% [?]













August 30th, 2009 at 6:49 pm
ya Allah, begitu berat cobaan yang diberikan Allah untuk kawan-kawan bosSoni, semoga mereka semua diberi ketabahan dan kekuatan hati..
mumpung ini juga bulan Ramadhan, semoga semua permohonan kesembuhan buat siPutri dikabulkan Allah Yang Maha Pemurah
September 10th, 2009 at 11:09 am
Bersyukurlah….
Jauhari´s last blog ..Gempa Kembali Mengguncang Jogja
February 4th, 2010 at 10:59 am
Mudah-mudahan ada hikmah di setiap kejadian!