Malam Seribu Bulan
Bicara tentang Lailatul Qadar atau Malam Seribu Bulan tak bisa dilepaskan dari nilai-nilai agung ibadah Ramadhan. Di dalam bulan suci inilah, sebuah malam bertabur pahala berada terutama dalam 10 malam terakhir.
Secara harfiyah, Laila berarti malam. Qadar berarti takaran, ukuran yang bernilai dan terbatas. Dari sinilah maka muncul beragam definisi, ada yang menyebutnya sebagai “malam kemuliaan” karenapada malam itu Allah swt menurunkan kitab suci Al-Qur’an yang merupakan sumber kemuliaan bagi umat manusia. Sebagian lagi mengartikannya sebagai “malam yang sangat bernilai” karena pada malam itu ketaatan manusia akan mendapatkan nilai dan pahala yang luar biasa. Ada juga yang mengartikannya sebagai “malam yang sesak oleh malaikat”. Alasannya, kata Qadr dapat berarti “sempit”. Sedangkan Sayyid Quthub dalam tafsir Fi Zhilalil Qur’an menyatakan, malam Lailatul Qadar bermandikan cahaya Allah, cahaya malaikat dan cahaya ruh sampai terbit cahaya fajar.
Rasulullah saw menyuruh kita menghidupkan malam itu, barang siapa bangun untuk ibadah (shalat, dzikir, membaca Al-Qur’an dan berdo’a) di malam Lailatul Qadar, dengan iman dan mengharap pahala Allah, akan diampuni dosa-dosanya yang lampau akan mendapatkan fadhilahnya, yaitu setara atau bahkan lebih baik daripada seribu bulan (sekitar 83 tahun).
Adapun do’a yang dianjurkan dalam berburu Lailatul Qadar adalah sebagai berikut: “Allahumma innaka ‘afuwwun, tuhibbul ‘afwa fa’fu anni” yang artinya: Ya Allah, Engkau Maha Pema’af, suka mema’afkan, karenanya ma’afkan aku.
Lailatul Qadar adalah sebuah keniscayaan, sementara sukses atau gagal kita untuk meraihnya adalah sebuah pilihan, tergantung jalan yang kita tempuh. Mumpung Ramadhan masih beberapa hari lagi, yukk.. kita tingkatkan ibadah kita sekarang juga. Selamat berburu Lailatul Qadar ya… !!!
>-






![CosaAranda[dot]biz](http://inoslife.com/wp-content/themes/inos/images/ads/cosaaranda[dot]biz.png)



September 25th, 2008 at 2:14 pm
Mari kita tingkatkan sekarang juga.. Daripada nunggu setahun lagi aja belum tentu..
September 25th, 2008 at 3:10 pm
Kalau malam Lailat-ul-Qadr, yaitu malam seribu bulan, berarti ada waktu di mana ibadah kita mendapatkan pahala yang “premium” yang katanya pahala kita diberi “premium” setara dengan 83 bulan. Nah Lailat-ul-Qadr ini tentu saja premium dalam dimensi waktu.
Jikalau dimensi tempat, katanya jikalau kita sholat di Masjidil Haram katanya pahalanya juga 1000x dari di tempat2 lainnya. Apa dengan begitu, orang2 Arab atau khususnya orang2 Makkah berarti kemungkinan pahala shalatnya lebih dari orang2 di Indonesia misalnya??
Yari NKposting terakhir.. Hukum Perang Dalam Islam
September 25th, 2008 at 9:26 pm
mari kita mempersiapkan diri kita untuk menyambut kemenangan itu
September 26th, 2008 at 1:56 pm
semoga Allah menerima amal ibadah di bulan Ramadhan..amiin
iamposting terakhir.. Jangan Tertipu Penampilan
September 27th, 2008 at 2:39 pm
mangampuni dosaku di 10 malam terakhir… amiiin
September 28th, 2008 at 6:37 pm
Mampir nih Pak.. mo ngucapin :
Ketika Suara tak terdengar
Ketika Tangan tak mampu berjabat
Hanya hati yang tulus mengucapkan:
“Selamat Idul Fitri”
Minal Aidin Wal Faizin
Mohon Maaf Lahir dan Batin
Salam
Zalukhu
Zalukhuposting terakhir.. Daftar Film Terbaru Oktober 2008
October 1st, 2008 at 3:31 am
selamat datang di hari kemenangan, selamat hari raya idul fitri mohon maaf lahir batin
October 1st, 2008 at 10:35 am
@ Dhimas : iya mas Dhimas, umur orang siapa yang tau..
@ mas Yari : hehehe kalau soal pahala, kita serahkan pada Yang Maha Pemberi Pahala saja mas, yang harus kita lakukan adalah sekuat tenaga kita aja.. peace..
@ Gelandangan : iya mas, seoptimal mungkin..
@ iam : Amin Yaa Rabb’Alamin
@ rizoa : Amin.. Amin..
@ Zalukhu : terima kasih banyak atas kunjungannya mas Zal.. Mohon ma’af lahir & batin juga..
@ paddi : taqabballahu minna wa minkum, mohon ma’af lahir dan batin..
inosposting terakhir.. Mudik Lebaran!!!